Teknik Pomodoro, Cara Kerja Efektif agar Makin Produktif

Biar gak keterusan, ada cara mudah untuk meningkatkan produktivitas kerja, yaitu dengan melakukan teknik pomodoro. Ini adalah teknik manajemen waktu y
Promo.web.id - Pernahkah kamu melakukan hal-hal tak penting yang membuat pekerjaanmu terbengkalai? Kerja 10 menit, main hapenya 1 jam. Akhirnya, selesainya molor dan bikin kepala makin pening.

sumber:pixabay

Biar gak keterusan, ada cara mudah untuk meningkatkan produktivitas kerja, yaitu dengan melakukan teknik pomodoro. Ini adalah teknik manajemen waktu yang diciptakan oleh orang Italia bernama Francesco Cirillo.

Saat mengembangkan teknik ini, Cirillo menggunakan timer dapur berbentuk tomat. Pomodoro dalam bahasa Italia berarti ‘tomat’. Ia membagi waktu dengan interval selama 25 menit bernama “jendela kerja”. Setiap “jendela kerja” berakhir setelah 25 menit, ia akan menyisipkan waktu istirahat selama 5 menit.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pekerjaanmu makin efektif dan produktif. Apa saja?

- Hal-hal yang perlu disiapkan

Kamu gak perlu menyiapkan barang lain yang aneh-aneh dan rumit, yang kamu butuhkan hanyalah sebuah timer. Bisa memakai timer di handphone atau lewat aplikasi.

Setelah menyiapkan timer, langkah selanjutnya adalah memilih dan memilah skala prioritas pekerjaan yang hendak kamu lakukan. Urutkan pada to-do-list dan pilihlah pekerjaan dari yang termudah atau deadline terdekat, sampai ke yang tersulit atau dengan deadline dalam beberapa minggu atau bulan.

- Bagaimana langkah-langkah menerapkan teknik pomodoro?

Setelah selesai memilih mana pekerjaan yang ingin diselesaikan, kemudian atur timer selama 25 menit. Kerjakan dengan fokus tanpa distraksi selama 25 menit hingga timer berbunyi. Tidak boleh mengerjakan pekerjaan lain bahkan mengecek handphone sekalipun, selain pekerjaan yang kamu lakukan tersebut.

Setelah 25 menit timer akan berbunyi, maka kamu harus berhenti. Jendela kerja pertama telah selesai. Stop pekerjaan yang kamu lakukan meski belum selesai 100%. Gunakan waktu jeda selama 3-5 menit ini untuk melihat handphone, ke kamar kecil, makan, sholat, atau sekadar beristirahat.

Jangan terlalu lama jeda agar fokusmu tetap terjaga, setelah istirahat selesai maka lanjut memulai lagi untuk jendela kerja kedua. Aturannya tetap sama yaitu 25 menit untuk fokus bekerja tanpa ada distraksi lain.

Saat kamu sudah bekerja selama 100 menit (empat kali jendela kerja 25 menit yang terpisah-pisah), maka kamu bisa menambah waktu istirahat dari 5 menit menjadi 15-30 menit. Terus ulangi pola kerja ini hingga semua pekerjaan selesai. Sederhana dan mudah dilakukan, ya nggak?

- Tantangan dalam proses teknik pomodoro

Kunci dari keberhasilan teknik pomodoro adalah konsisten dan fokus yang tinggi. Jika kamu masih pertama kali mencoba teknik ini, tantangannya mungkin merasa kesulitan untuk membiasakan diri karena sering terdistraksi dalam keseharian dan juga tidak fokus pada pekerjaan.

Pastinya kamu akan tetap terdistraksi dengan rekan kerja, email kantor, chat dari teman, gebetan, atau pasangan, telpon dari keluarga, dan lain-lain. Ketika kamu mendapatkan distraksi ini, kamu harus berhenti, dan memulainya lagi dari awal. Sangat melelahkan.

Selain itu, kamu merasa tertekan seperti dikejar-kejar waktu yang terbatas. Namun, jika kamu telah terbiasa, maka teknik ini justru sangat membantumu meningkatkan produktivitas kerja.

- Apa saja manfaat melakukan teknik pomodoro?

1. Terbiasa fokus

Kamu akan terbiasa fokus dengan apa yang tengah dikerjakan, yang membuat apapun pekerjaan yang dilakukan dapat terselesaikan dengan cepat dan sempurna tanpa molor.

2. Manajemen waktu yang baik

Selain itu, jika kamu menerapkan teknik pomodoro dengan konsisten, maka kamu akan terlatih dan terbiasa melakukan manajemen waktu, yaitu dengan melakukan segala pekerjaan sesuai skala prioritas.

3. Perencanaan kerja yang efektif

Karena terbiasa melakukan manajemen waktu, tentunya kamu juga mampu membuat perencanaan kerja yang efektif nantinya. Kemampuan ini sangat berguna di dunia kerja dengan pekerjaan yang seperti gak ada habisnya.

4. Terbiasa berpikir cepat dan bekerja di bawah tekanan waktu

Karena teknik pomodoro menggunakan tenggat waktu 25 menit, maka kamu akan terbiasa nantinya bekerja di bawah tekanan waktu dan tidak lekas merasa panik jika dibebani pekerjaan dengan waktu yang terbatas.

Karena terbiasa diburu dengan tenggat waktu, kamu akan terbiasa untuk berpikir dan memproses informasi dengan cepat, membuat pekerjaan jadi selesai lebih cepat dan tepat.

Dalam dunia kerja, waktu adalah hal yang sangat penting. Untuk itu, kamu harus bisa meningkatkan produktivitas kerja supaya cepat menyelesaikan tugas sesuai deadline yang telah ditentukan, dan melakukan teknik pomodoro adalah salah satu cara efektif yang bisa dicoba.

Sumber: NeoBank (https://www.bankneocommerce.co.id)
© Web Promo Indonesia. All rights reserved. Developed by Jago Desain